Senin, 03 Januari 2011

Brainstorming

Apa itu Brainstorming ?
Teknik brainstorming adalah sebuah  teknik untuk menghasilkan gagasan  /ide / kreasi yang mencoba mengatasi segala hambatan dan kritik. Kegiatan ini mendorong munculnya banyak gagasan, termasuk gagasan yang nyleneh, liar, dan berani dengan harapan bahwa gagasan tersebut dapat menghasilkan gagasan yang kreatif. Brainstorming sering digunakan dalam diskusi kelompok untuk memecahkan masalah bersama.
Brainstorming juga dapat digunakan secara individual maupun secara berkelompok .
Sentral dari brainstorming adalah konsep menunda keputusan. Ketentuan dasar dari brainstorming adalah sebagai berikut:
  1. Tunda Keputusan. Jangan melakukan kritik terhadap setiap gagasan yang muncul. Jangan pula melakukan evaluasi terhadap gagasan tersebut. Gagasan dipilih setelah sekian banyak gagasan dilontarkan.
  2. Munculkan sebanyak mungkin gagasan. Munculkan gagasan sebanyak-banyaknya. Gunakan gagasan yang aneh dan lucu untuk merangsang gagasan-gagasan lain yang lebih baik.
  3. Pilih salah satu gagasan dengan tekhnik Mind mapping (pemetaan kelebihan dan kekurangannya )
Orang umumnya sangat hebat dalam menilai dan mengkritik. Mereka cenderung teralalu cepat menghambil keputusan, tanpa memberi kesempatan suatu gagasan berkembang. Banyak sekali contohnya. JK Rowling sempat ditolak oleh banyak penerbit ketika menawarkan kisah Harry Potter-nya yang sangat laris itu. KFC pernah ditolak berkali-kali sebelum menjadi makanan terkenal seperti sekarang. Percobaan Edison tentang bola lampu listrik telah diprotes oleh rektor sebuah universitas terkenal sebagai kesesatan yang disadari.
Jika Anda menggunakan teknik brainstorming dalam rapat, lakukan langkah-langkah berikut:
  1. Tuliskan permasalahan di papan tulis. Jelaskan masalah tersebut sehingga seluruh perserta rapat memiliki presepsi yang sama.
  2. Persilahkan hadirin menyampaikan gagasannya. Jangan ada kritik, sangahan, atau evaluasi, apapun alasannya.
  3. Munculkan sebanyak mungkin gagasan. Gunakan gagasan orang lain untuk merangsang gagasan kita sendiri. Gunakan gagasan yang aneh, nyleneh, liar, norak, dan berani untuk merangsang gagasan yang lebih baik.
  4. Setelah sejumlah gagasan diperoleh, lakukan evaluasi kritis terhadap gagasan yang ada. Pilihlah gagasan terbaik.
  5. Lakukan aksi untuk merealisasikan gagasan tersebut
  6. Jangan lupa .. koordinasikan dengan orang2 yang sesuai bidangnya...
Singkatnya,
 Brainstorming  juga bisa dikatakan membahas suatu masalah secara kritis dengan cara yang bebas /random. Misalnya, kita membahas global warming. Semua yang kepikiran juga dicatat dikertas itu. Brainstorming tidak selalu dilakukan berkelompok . Sendiri-sendiri juga biasa, tapi kalau mau memecahkan masalah ,makin banyak otak yang bekerja makin baik kan!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar